Informasi Penerimaan Siswa Baru MAN 2 Pontianak 2018

Update Terbaru Mengenai Informasi Penerimaan Siswa Baru MAN 2 Pontianak Tahun 2018

dinie hz

Dari statistik blog ini, ternyata cukup rame juga yang nyangkut ke sini dengan keyword “pendaftaran siswa baru MAN 2 Pontianak”. Sayangnya, postingan informasinya tidak update, sehingga sebagai alumni MAN 2 Pontianak, saya merasa perlu memperbarui dan ikut serta menyebarkan informasi mengenai penerimaan siswa baru MAN 2 Pontianak untuk tahun ajaran 2018/2019.

Berikut informasi yang saya salin dari brosur yang dibagikan oleh akun Facebook MAN 2 Pontianak:

Daya tampung: 7 lokal

IPA: 4 kelas, IPS: 2 Kelas, Keagamaan: 1 kelas.

Syarat-syarat pendaftaran:

  1. Lulus SMP/MTs
  2. Usia calon siswa maksimal 21 tahun pada tanggal 1 Juli 2018.
  3. Mengisi formulir pendaftaran
  4. Menyerahkan ijazah, SKHU/SKYBS asli dan photocopy yang dilegalisir 1 lembar, photocopy kk 1 lembar, pas photo ukuran 3×4 warna 2 lembar.
  5. Penyerahan berkas ke panitia pukul 7.30-12.00 WIB.
  6. Semua berkas dimasukkan ke dalam map kertas polio. MTs: MAP HIJAU. SMP: MAP KUNING. Paket B: MAP MERAH.

PENDAFTARAN GRATIS.

Sistem Penerimaan dan…

Lihat pos aslinya 214 kata lagi

Profil Singkat Universitas Tanjungpura Pontianak

Gedung Rektorat Universitas Tanjungpura Pontianak

Siapa si yang tidak kenal dengan universitas satu ini? Apalagi bagi kalian yang tinggal di Pontianak maupun Kalimantan Barat. Universitas tanjungpura sendiri merupakan salah satu Perguruan Tinggi Negeri yang berada di Pontianak Kalimantan Barat, berlokasi di Jalan Prof.Dr.H.Hadari Nawawi / Jendral Ahmad Yani dan dapat dengan mudah dikenali karena berada dekat dengan Tugu Digulis.

Bagi warga Kalimantan Barat, kampus ini merupakan kampus favorit bagi pemuda-pemudi yang berasal dari kota Pontianak sendiri maupun daerah-daerah yang berada di Kalimantan Barat untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

UNTAN sendiri memiliki 9 fakultas, yang terdiri dari 96 Program Studi, 6 program Diploma, 63 program Sarjana, 24 program Pascasarjana serta beberapa program keprofesian dan terdapat juga kelas internasional. Terhitung jumlah mahasiswa aktif  UNTAN sebanyak 31720 mahasiswa yang tersebar di 9 fakultas.

UNTAN berdiri pada tahun 1959 dengan nama Universitas Daya Nasional yang berada dibawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Daya Nasional sebagai universitas swasta. Pada tahun 1963, Status Perguruan Tinggi Swasta Universitas Daya Nasional berubah menjadi Perguruan Tinggi Negeri berdasarkan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 53 Tahun 1963 dan merubah nama Universita Daya Nasional menjadi Universita Negeri Pontianak.

Karena situasi politik Indonesia pada tahun 1965, nama Universitas Negeri Pontianak berubah menjadi Universitas Dwikora berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 278 Tahun 1965. Pada tahun 1967 barulah nama universitas ini berubah menjadi Universitas Tanjungpura berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI nomor 1967. Nama Tanjungpura sendiri diambil dari nama Kerajaan Tanjungpura yang merupakan kerajaan tertua yang pernah berdiri di Kalimantan Barat pada abad ke-8.

Bersama UNTAN Membangun Negeri
Rumah Sakit Universitas Tanjungpura (Image: Dok. Pribadi)

Universitas Tanjungpura telah memiliki 9 Fakultas, diantaranya Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIPOL), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kehutanan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Kedokteran.

Terdapat 3 jalur masuk yang dapat dilalui calon mahasiswa jika ingin berkuliah di Universitas Tanjugpura. Pertama adalah melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau disebut juga SNMPTN. SNMPTN sendiri merupakan jalur masuk yang lebih dikenal sebagai jalur undangan. Calon mahasiswa diterima atau tidaknya berdasarkan prestasi akademik yang telah dicapai oleh calon mahasiswa saat masih duduk dibangku SMA/SMK/MA sederajat.

Pada tahun 2017 UNTAN menyerap  sekitar 1350 calon mahasiswa dari jalur ini. Jalur kedua yaitu jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negei atau SBMPTN. SBMPTN merupakan jalur masuk perguruan tinggi negeri melalui seleksi ujian tulis serta ujian keterampilan yang dibagi menjadi 2 bidang studi, yaitu bidang sains dan teknologi (saintek) dan bidang sosial dan humaniora (soshum). Kemudian Jalur ketiga yaitu jalur mandiri yang merupakan seleksi mandiri melalui ujian tulis yang diadakan oleh UNTAN. UNTAN menyerap calon mahasiswa baru dari jalur mandiri sekitar 20% pada setiap program studi.

Untuk biaya kuliah, UNTAN menerapkan sistem UKT atau uang kuliah tunggal yang terbagai menjadi 5 kelompok UKT, yang paling kecil adalah kelompok UKT I yaitu sebesar Rp. 500,000 dan kelompok UKT II s/d UKT V bervariasi tergantung program studi yang diambil. Besar pengelompokan UKT sendiri berdasarkan besar penghasilan orang tua atau wali yang dibuktikan dengan dokumen-dokumen resmi pendukung.

Selain berdasarkan UKT, UNTAN juga menerima mahasiswa melalui beasiswa BIDIKMISI yang ditujukan bagi calon mahasiswa/mahasiswa yang perekonomian orangtuanya dibawah rata-rata/ kurang mampu dan dibuktikan dengan dokumen pendukung.

Dalam menjalankan aktifitas akademiknya, UNTAN telah memiliki berbagai fasilitas penunjang bagi mahasiswanya, diantaranya ruang kelas, sistem administrai dan website resmi UNTAN, laboratorium ditiap fakultas, sarana olahraga, foodcourt, beberapa ATM dan bank untuk mempermudah akses administrasi bagi mahasiswa, auditorium UNTAN, asrama bagi mahasiswa, lembaga penelitian, lembaga pengabdian masyarakat (LPMM), dan perpustakaan serta berbagai kegiatan non-akademik seperti BEM, UKM, dan pelatihan kepemimpinan lainnya.  Saat ini UNTAN memiliki sekitar 2059 staff, serta telah menghasilkan 197 penelitian dari berbagai disiplin ilmu.

Kini UNTAN telah menghasilkan sekitar 58061 lulusan diberbagai displin ilmu. Berdasarkan VISI UNTAN yaitu pada tahun 2020 Untan menjadi institusi preservasi dan pusat informasi ilmiah Kalimantan Barat serta menghasilkan luaran yang bermoral Pancasila dan mampu berkompetisi baik di tingkat daerah, nasional, regional, maupun internasional serta MISI UNTAN yaitu menyelenggarakan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat secara bermutu sehingga dapat menghasilkan luaran yang mampu mengikuti, mengembangkan dan memajukan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni serta mampu memberikan arah bagi pengembangan sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing.

Saat ini UNTAN berakreditasi B berdasrkan Surat Keputusan 969/SK/BAN-PT/Akred/PT/VIII/2015 yang dikeluakan oleh BAN-PT. Diharapkan Universitas Tanjugpura sebagai tonggak pendidikan tinggi yang dapat mengembangkan dan mempersiapkan SDM unggul berkualitas yang mampu bersaing serta membangun daerahnya, khususnya di Kalimantan Barat, baik nasional maupun internasional. (DW)

Pontianak Kota Terakhir Penyelenggaraan Coke Kicks 2016

Setelah sebelumnya sukses menggelar Coke Kicks 2016 di sembilan kota, yaitu: Palembang, Batam, Pekanbaru, Cirebon, Bogor, Bali, Sleman, Ambon, dan Banyuwangi, Coca Cola Amatil Indonesia (CCAI) akhirnya memilih Pontianak sebagai kota ke-10 atau kota terakhir penyelenggaraan tahun ini. Alhamdulillah pada kali ini, Blogger Borneo mendapat kesempatan untuk hadir dan meliput langsung kegiatan ini.

Bersama dengan beberapa orang kawan-kawan dari Komunitas Blogger Pontianak (KBP), Blogger Borneo tiba di lokasi penyelenggaraan Stadion Keboen Sajoek yang terletak di Jalan A.R. Hakim Pontianak. Stadion Keboen Sajoek juga dikenal dengan sebutan PSP oleh warga Pontianak. Stadion ini merupakan stadion kandang Persatuan Sepak Bola Pontianak (PERSIPON). Kawasan ini juga memiliki nilai sejarah karena merupakan tempat Bendera Sang Merah Putih secara resmi dikibarkan untuk pertama kali di Pontianak, yaitu pada tanggal 23 Oktober 1945.

Sesi Foto Bersama Coke Kicks 2016 Pontianak
Sesi Foto Bersama Coke Kicks 2016 Pontianak

Menurut Kristy Nelwan yang pada saat ini menjabat sebagai Head of Corporate Communications Coca Cola Amatil Indonesia, keterkaitan erat kesejahteraan para stakeholder termasuk masyarakat di mana perusahaan beroperasi merupakan salah satu faktor penting sebuah bisnis bisa terus berjalan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sejak tahun 2010 CCAI selalu menyelenggarakan secara rutin sebuah program yang diberi nama Coke Kicks bekerjasama dengan Asian Soccer Academy (ASA).

Setiap tahunnya, Coke Kicks melatih secara profesional anak-anak yang berbakat dalam bermain sepak bola. Di tahun ke-6 penyelenggaraannya, Coke Kicks telah melatih sekitar 13.650 anak di 527 titik pelatihan di seluruh Indonesia. Khusus di kota Pontianak sendiri, Coke Kicks 2016 diselenggarakan selama 2 hari mulai dari Sabtu-Minggu, 12-13 November 2016. Coke Kicks Pontianak diikuti oleh delapan tim, terdiri dari anak-anak berusia 12-17 tahun yang berasal dari masyarakat sekitar. Selain diisi dengan kegiatan Pelatihan Dasar Sepak Bola, Coke Kicks juga menggelar mini competition untuk menyeleksi pemain terabit dan pencetak gol terbanyak.

Lee Hawkins Sedang Memberikan Pengarahan Coke Kicks 2016 Pontianak
Lee Hawkins Sedang Memberikan Pengarahan Coke Kicks 2016 Pontianak

Ditemui di sela-sela waktunya, Lee Hawkins, Technical Advisor ASA, menjelaskan bahwa sepak bola termasuk dalam jenis olahraga yang cukup tepat karena dalam aktivitasnya para peserta juga dapat belajar berunding dan kompromi serta kooperatif dengan rekan se-timnya. Lee menambahkan, dalam memilih lokasi penyelenggaraan Coke Kicks selalu memprioritaskan kota yang kurang terjangkau dengan program-program pengembangan keterampilan (skill) seperti ini. Tidak hanya bermanfaat bagi para peserta anak didiknya, selama dua hari penyelenggaraan, Coke Kicks 2016 juga memberikan pelatihan khusus berupa Train on Trainer (ToT) keypads para coach lokal yang turut mendampingi.

Pada saat bersamaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Pontianak, Bapak Syarif Saleh, juga tidak lupa menyampaikan apresiasi positif atas inisiatif CCAI dan ASA dalam proses pengembangan bakat generasi muda, khususnya di Negeri Khatulistiwa. Menurutnya, sebagai olahraga yang memiliki jumlah peminat cukup banyak, pelatihan sepak bola dasar kepada bibit-bibit muda sangat penting untuk dilakukan secara menyeluruh.

Foto Bersama Komunitas Blogger Pontianak dan Pihak Penyelenggara Coke Kicks 2016 Pontianak
Foto Bersama Komunitas Blogger Pontianak dan Pihak Penyelenggara Coke Kicks 2016 Pontianak

“Terima kasih kepada Coca Cola Amatil Indonesia yang telah memfasilitasi generasi muda Pontianak dengan Coke Kicks. Besar harapan kami, dari program ini akan melahirkan bakat-bakat muda yang dapat mlengharumkan nama Pontianak di ajang kompetisi olahraga sepak bola tingkat nasional.” demikian ujarnya.

Selain dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Kota Pontianak, turut hadir juga Kepala Bidang Olah Raga, Ibu Dwi Endah Meinarti. Disini Beliau turut memberikan apresiasi atas penyelenggaraan Coke Kicks 2016 di Kota Pontianak. Secara kebetulan, pada akhir bulan ini akan diselenggarakan pertandingan sepak bola U15. Jadi bisa dianggap kegiatan ini akan menjadi sesi pemanasan sebelum pertandingan tersebut dilaksanakan.

Penyerahan Simbolis Donasi Tempat Sampah Coke Kicks 2016 Pontianak
Penyerahan Simbolis Donasi Tempat Sampah Coke Kicks 2016 Pontianak

Tidak lupa, pada kesempatan ini pihak CCAI juga menyerahkan secara simbolis donasi tempat sampah yang akan didistribusikan ke sekolah-sekolah setempat, serta aksi pelestarian Orang Utan melalui program #SAVEDODO yang merupakan hasil kerja bareng antara CCAI dengan BOS Foundation dan Quick Silver. Hanya sebagai info tambahan, pada bulan April 2016 lalu, CCAI mendapat penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Gubernur Kalimantan Barat, Drs. Cornelis, MH., berkat implementasi keselamatan dan kesehatan kerja yang sang at back di lingkungan kerja CCAI Kalimantan Barat. (DW)

DOKUMENTASI VIDEO

Pengumuman Penerima Kalpataru, Kota Adipura, dan Adiwiyata 2016

Alamendah's Blog

Penerima Kalpataru, Adipura, dan Adiwiyata tahun 2016 belum diumumkan. Padahal pengumuman penghargaan Kalpataru, Kota Adipura, dan Sekolah Adiwiyata biasanya dilaksanakan setiap tanggal 5 Juni setiap tahunnya. Pengumuman dan penyerahan penghargaan Kalpataru, Adipura, dan Adiwiyata menjadi salah satu rangkaian puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup di Indonesia. penyerahan tidak tanggung-tanggung, langsung oleh presiden RI.

Namun pada tahun 2016 ini, pengumuman penerima penghargaan Kalpataru, Kota Adipura, dan Sekolah Adiwiyata diundur pelaksanaannya. Hal ini tampaknya terkait dengan pengunduran puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Indonesia. Acara yang seharusnya digelar setiap tanggal 5 Juni tersebut diundur dan baru akan diselenggarakan pada 27 Juli 2016 mendatang. Baca: Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2016.

Lihat pos aslinya 426 kata lagi

Keamanan Aplikasi Pokemon Go

Padepokan Budi Rahardjo

Saat ini aplikasi Pokemon Go sedang mendapat sorotan. Aplikasi ini membuat berbagai “kegaduhan” di berbagai negara. Pengguna atau pemain aplikasi Pokemon Go ini sering terlalu serius dalam berburu monster (Pokemon) sehingga melupakan berbagai aspek, termasuk keselamatan dirinya. Saya jadi ingat masa kecil bermain layang-layang dan berburu layangan yang putus ke jalan tanpa mengindahkan keselamatan diri. hi hi hi.

Di Indonesia sendiri aplikasi Pokemon Go ini belum diluncurkan secara resmi, tetapi ini tidak menghalangi orang-orang untuk mencari aplikasi dari tempat-tempat yang tidak resmi. Jumlah pemain Pokemon Go dari Indonesia ini belum diketahui secara resmi, tetapi jumlahnya pasti *BANYAK SEKALI*. (Sampai saya tulis dengan huruf besar dan bold. ha ha ha.)

Tulisan ini akan menyoroti masalah keamanan (security) dari aplikasi Pokemon Go karena saat ini mulai muncul berbagai isyu tentang keamanannya. Bahkan tadi saya mendengar berita tentang adanya larangan bagi Polisi & Tentara untuk menggunakan aplikasi Pokemon Go ini sehingga…

Lihat pos aslinya 797 kata lagi

Padamu Wanita Indonesia

Padamu Wanita Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari ini aku dan kawanku Fadyta berkunjung ke salah satu desa di Kabupatenku, Kabupaten Banjarawi. Disana kami telah merencanakan apa yang akan kami lakukan sesuai perintah Pak Fajar Arif, wali kelasku. Pak Fajar memerintahkan aku dan teman-teman sekelasku untuk berkunjung ke Desa Kartini di Kabupaten Banjarawi. Disana, kami ditugaskan untuk mewawancarai seseorang yang kami anggap sebagai wanita yang istimewa di desa itu. Maklum, kata Pak Fajar disana banyak wanita yang istimewa yang tegar dan sangat bijaksana.

Oh iya, perkenalkan, namaku Akyas Az-Zahra, panggil saja aku Zahra atau Kyas. Setelah bertanya kepada beberapa orang di desa itu, aku dan Dyta akhirnya menemukan seorang wanita yang menurut warga desa beliau sangat ramah dan bijaksana. Langsung saja aku dan Dyta menghampiri rumah yang sudah disebutkan ciri-cirinya oleh seorang warga. Tok… tok… tok… Suara ketukan pintu membuat wanita 43 tahun yang tengah membaca koran sontak meninggalkan bacaanya dan langsung membuka pintu untuk kami. Setelah pintu dibuka dan kami dipersilahkan masuk oleh ibu Sartika, atau panggil saja beliau ibu Tika, kami langsung memperkenalkan diri dan memberi tahu maksud kedatangan kami ke rumah ibu Tika. Setelah perkenalan, kami mencetuskan beberapa pertanyaan u
… baca selengkapnya di Padamu Wanita Indonesia Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan Menulis

Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan Menulis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seorang sahabat lama curhat kepada saya tentang perkawinan. Gara-garanya dia enggak tahan saya tanya terus, “Kapan kamu menyusul kami-kami yang udah married?” Setelah komentar pujian, ucapan terima kasih, pengantar, dan pendahuluan di sana-sini, akhirnya sampai juga ke “isi buku” sebenarnya. Ternyata, sahabat saya ini bukannya tidak ada penggemar berat atau calon pendamping yang serius. Tetapi, hasil bacaan saya lho ya, persoalannya lebih disebabkan oleh beberapa hal yang sepintas tampak sangat sepele.

Rupanya, sahabat ini ragu dengan “dunia rumah tangga” yang tidak dia kenal. Seperti biasa, informasi dari sana-sini begitu memengaruhi. “Ntar kalau sudah punya suami, wah… ribet mengurus anak dan suami,” begitu katanya, sembari membandingkan betapa kenyamanan berlebih yang dia dapat bersama keluarganya. Zona nyaman dan “daerah antah berantah” itu mungkin saja sangat memengaruhi sahabat saya ini, sekalipun saya menduga pastilah ada faktor-faktor lain yang ikut berperan.

Tetapi okelah, apa pun itu faktor-faktor lainnya, saya jadi teringat dengan curhatan teman-teman saya yang lain, namun dalam dimensi yang lain juga hehehe… Maksudnya, ranah wiraswasta dan kepenulisan. Ternyata, saya juga temukan persoalan yang sama.
… baca selengkapnya di Antara Perkawinan, Berwirausaha, dan Menulis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1